Dari Penlok Menjadi UKM

Activity No Comments »

Siapa yang menyangka?
UKM Penalaran Truly Deeply UPN ”Veteran” Jawa Timur terbentuk
berawal dari sebuah Hotel. Penataran dan Lokakarya (Penlok) Program
Kreativitas Mahasiswa (PKM) Koordinator Perguruan Tinggi Swasta
(Kopertis) Wilayah VII yang diadakan Hotel Natour Inna Simpang
menjadi tahap awal cikal bakal terbentuknya UKM tersebut. Tiga
mahasiswi yaitu Atis Aulia (Pertanian, 2004); Anita Yudi Jayanti
(Ilmu Komunikasi, 2005) dan Intan Rizky (Ekonomi Manajemen, 2005)
beserta satu dosen pendamping yaitu Zainal Abidin Achmad, dikirim
khusus oleh pihak Universitas guna menghadiri kegiatan Penlok
tersebut untuk menjadi delegasi UPN ”Veteran” Jawa Timur.

Ternyata tak berhenti
dari tahap itu saja. Kegiatan tersebut mendapat respon lebih dari
pihak Universitas dan berlanjut pada tahap pambahasan terbentuknya
UKM Penalaran di UPN ”Veteran” Jawa Timur. Tiga Hari setelah
kegiatan tersebut berlangsungnya, Zainal Abidin Achmad mendapat
mandat khusus dari Drs. H. Warsito, SH, MM. selaku Rektor UPN
”Veteran” Jawa Timur untuk membimbing para mahasiswa membentuk
dan mewujudkan adanya UKM Penalaran di kampus UPN ”Veteran” Jawa
Timur.

Salah satu peserta
yang dikirim pada kegiatan Penlok tersebut mendapat mandat khusus
untuk menjadi Ketua Umum UKM Penalaran periode 2007-2008. Mahasiswa
tersebut ialah Anita Yudi Jayanti. Namun, mandat khusus tersebut
tidak begitu saja diterima oleh Nyit –Panggilan Akrab Anita- dengan
legawa. ”Awalnya, aku menolak karena aku mau konsentrasi
untuk cita-citaku biar lulus Januari 2009 nanti. Tapi Pak Rektor
menghendaki Ketua UKM Penalaran harus dipegang oleh salah satu dari
tiga mahasiswa yang dikirim kemarin. Akhirnya atas rekomendasi Abi,
Pak Rektor memilihku dan secara langsung aku diberi surat perintah
untuk memimpin UKM ini. Special request gitulah,” jelasnya
panjang lebar.

UKM Penalaran Universitas Pembangunan
Nasional ”Veteran” Jawa Timur berdiri berdasarkan keputusan
Rektor nomor Skep/85/X/2007 tertanggal 31 Oktober 2007. Tujuan
berdirinya UKM Penalaran ini dilatarbelakangi kebutuhan atas sebuah
fenomena ilmu pengetahuan  di kalangan mahasiswa yang mampu
dituangkan ke dalam bentuk karya ilmiah. Mengingat hal tersebut, UKM
Penalaran diharapkan dapat menjadi wadah maupun perekat aspirasi
keilmuan demi berlangsungnya budaya intelek mahasiswa UPN ”Veteran”
Jawa Timur.

Mengamati
perkembangan jaman, pendidikan tinggi mengalami kemajuan pesat.
Berdasarkan rencana strategis Departemen Pendidikan Nasional
(Depdiknas) bahwa program pendidikan tinggi antara lain meningkatkan
mutu dan relevansi pendidikan tinggi dengan kebutuhan pasar kerja dan
kebutuhan pengembangan ilmu pengetahuan dalam rangka memberikan
sumbangan secara optimal bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat
dan daya saing bebas.

Universitas
Pembangunan Nasional ”Veteran” Jawa Timur sebagai perguruan
tinggi swasta yang sadar dan peduli pada hal demikian, dirasa perlu
untuk mengoptimalkan civitas akademiknya guna mencapai tujuan. Oleh
sebab itu, diprakarsai oleh sebuah inisiatif maka Unit Kegiatan
Mahasiswa yang bernama Penalaran lahir dan diharapkan dapat mengubah
paradigma karya ilmiah di kalangan mahasiswa UPN ”Veteran” Jawa
Timur pada khususnya.

Word series : Feel, Hope and Write

Uncategorized No Comments »

First of all, you’ve to know that you’re someone who still live in my heart. Right now, I’m not yours… Maybe I’m just a shadow that keeping wide awake in your life. And I just can only follow ‘till the time is through. Like the water that never stop to flow into valley. In your eyes, I saw something that you gave me a chance to be yours. But, I don’t know what’s the actually situation runs? I met a different way to assess, predicts and hopes in the prayers. I can’t deny these. I learn a lot of new things at this situation. Remember that sometimes very early in the time, I talk to you ‘bout this one. Amazing, I have a little bit brave to share here. Thanks, Allah!

Since it was April 6th 2007, I didn’t have to rush everything in order to go to hopelessness. Life was like a long path. Where was I just keep walking by? Walk along ‘till later. And, I’ve been waiting all this while.. Even I knew that we were so different… That’s why I do!

A PARAGRAPH TO REMEMBER

Love shows in so many ways that those who love always see it. It speaks in so many voices that those who love always hear it. It’s far so many reasons that those who love never ask why?

Pelesir

Travel No Comments »

Selepas dari kegiatan kampus yang naujubile padat serta menguras tenaga+pikiran, ku putuskan untuk melenggang bersama hatiku yang membutuhkan ketentraman. Guess what? Jawabannya adalah need times for “vokesyong” (right: vocation).
Kendati, ku tidak jadi ikut rombongan kampus ke Jakarta dalam rangka turut partisipasi menjadi audiens program TVOne “Negeri Impian”, insya Allah ku punya beberapa kunjungan demi kenyaman untuk jiwa ragaku yang lama tak rileks ini. Alhamdulillah. Gayung bersambut. Insya Allah akhir Agustus ikut teman2 UKM Paduan Suara “Gita Widya Giri” ke kota kembang, Bandung. Tentunya bersama keluargaku yang teramat sangat kucintai sekali, kami berencana Lebaran ini di kampung halaman Ibu di Ujung Hulu Sungai Musi Palembang, tepatnya di Tanjung Enim. Namun, beberapa anggota keluarga, termasuk aku keberatan karena waktu yang teramat mepet dengan jadwal back to campus. Plan B dari Kak Elis adalah going to Bali Island. Sudahlah, saya ikut saja. Toh, at least, hanya memikirkan diri sendiri (Maklum, yang ku kan single, ga kayak Kakak2ku dan Abangku yang sudah double, triple bahkan quatrick mungkin?).
Eng ing eng…
Sahabat2ku termuach di hati. Adinda Tiara Rahmania atau Dinda, cuma enak dipanggil Dien! Gwen alias Anggun Pudjiwidyastuti atau renyahnya kalau dipanggil Tutut. Last but not final, she is Whied. Widya Ariyanti, temanku yang paling chubby dewe dan ternyata banci foto kelar SMP, huahhh…!!! Mereka rindu tuk kumpul bareng. Whied putuskan let’s go to Ngajogjakarta Hadiningrat. Nah lho! Dien meyakinkanku tuk go on. Ku ragu. Ku bicarakan kembali. Cancel. Riskan sekali. Kendati kuliah di Surabaya, ku bilang pada mereka bahwa bukan berarti kita bonek kayak bonek.
Ku tawarkan bandung. Momentum kepergianku bersama PS GWG bisa mereka tebengi. Tidak harus bersama PS GWG. Meskipun ku bersama mereka namun ku tekankan bahwa kemandirian dalam perjalanan harus terpatri karena ku juga belum ngomong ma Iqbal tentang rencana ini. Ketiga dara tersebut meng-iya-kan.
Anehnya, kemarin malam, Whied telpon starone-ku. Dia ajak lagi pelesir ke Malang. Ke Jatim Park dengan alasan kita ga pernah ke Jatim Park bareng. Huah! Ada-ada saja. Mana jadwalku lumayan full gara-gara SP (Semester Pendek). Tak apalah demi mereka. Ku iya-kan. Bermalam di rumah nenek Dien yang notabene emang orang Malang. Ku tak seberapa paham seluk beluk daerah Malang. Meskipun sering ke kota dingin tersebut.
Tiba-tiba, Larut malam, ku confirm ke Dien. Dien mengambang lantaran pembantu yang pulang sehingga ga bisa tinggalin rumah. Astaghfirullah. Keukeh terus pokoknya kita harus tamasya, pinta ke-3 gadis tersebut. Sekali lagi, siapa takut!
Malam ini, Nyit bermalam di rumah tantenya di Puri Surya Jaya. Ku main ke sana. Eh, info dilayangkan kepadaku bahwa dalam waktu dekat akan ada tamasya bersama teman2 akrab kampus ke WBL. Subhanallah… Senang aku! Hanya bagaimana dengan kondisiku pasca takluk oleh penyakit yang bernama vertigo? Semoga aku kuat dan sehat. However, I have survive…
So, where do we go? Let’s go!!! Bismilah…

Dua hari, Satu malam, Sekali waktu!

Uncategorized No Comments »

Aku! Weekend kemarin rencananya emg ke Probolinggo sekalian mampir bromo, eh lha kok berbelok ke Malang jadinya. Pangkal dari ini adalah teman KKN Kiky ga jadi ngikut ke Probolinggo alias rombongan macet. Ya elah….

Sudahlah, ku naiki mobil Kiky yang di-joki oleh Nyit. Bersama Bhaskaro (adik Nyit) dan Chris (Calon GM Ak. Radio, hwehehe). Dalam perjalaanan, seolah Nyit membalasku. Kalau biasanya aku yang jok-i dia, ku bikin dia was-was dan kini itu yang dia perbuat terhadapku. It’s okay! Paling ga’ tidak seorang diri aku dibuatnya berdesir!

Sampai di Malang, langsung perut bernyanyi. Mama Nyit masak sesuatu untuk kita. Ku lahaplah. Meskipun dengan sedikit rasa sungkan dan semi lapar. Satu hal yang aku tidak merasakan kenyaman 100% kala menginap di rumah itu (setiap kali). Duh, berasa kayak novel "Perawan di sarang Penyamun". Bedanya, penyamun tersebut bukan manusia tapi kucing. Secara Nyit punya banyak kucing. She’s Cat Lovers. Hih!!!
Aku paling ilfil ma makhluk Allah satu ini. Lantaran Nabi Muhammad sayang terhadap "felix", setidaknya 4 orang yang mengingatkanku. Mulai dari Mbak Puput, Rila, Rizcha mpi Kiky!

Malamnya, kita cabut ke festival lampion. Berangkat jam setengah7an plus Mama Nyit. Eh, selama perjalanan, sadar kalo macet, penuh, mbulet, kita pun susah untuk parkir. Giliran dah dapat, malah dilaihkan. Sudah cari susah, belum sempat parkir, hujan mengguyur. Akhirnya batal juga liat lampion… Fiuh!

Nyit putuskan perjalanan lanjut ke rumah Tantenya. Sampai! Di sana akhirnya kita berhasil nonton. Tapi nonton TVRI. What? Ya gitu tu kerjaan orang UPN, ngecampur sari di TVRI. Ketika lihat yang namanya layar kaca tersebut, kita menunggu perform Abi.

Abi pun muncul dengan beskap putih, bedak tebal, bibir merah. "Words"-nya Boyzone mengalir lancar dari mulut Abi. Applauses!!!!!

Jam9 kita beranjak kembali ke Candi Mendut (Rumah Nyit). Pengennya sewa Film atau nonton film. Tapi lagi-lagi tak da film di bioskop yang pengen kita tonton. Parahnya, si Chris ngantuk!
Dia beranggapan ke Malang cuma Makan doank! Kekenyangan dia! Pulaslah dibuatnya oleh makanan!

Keesokan pagi, hanya aku dan Nyit yang jalan-jalan di kawasan simpang Ijen. Komenku cuma satu : Subhanallah!

Banyak banget makanan. Aneka warna dan kemasan. Banyak banget barang aneh2. Citarasa selera Malang bahkan Nusantara. Hampir setiap inci kedai di sebut Nyit "enak" kepadaku. Promosi anak daerah aku kira!

Aku beli pempek! Rujak Gobet dan Lumpia+Resoles. Nyit lebih banyak! Untuk Kiky, Chrus dan Bhaskoro!

Puas! Kita meluncur ke kosan Pephiey (adik kelasku SMP, SMA) di daerah Watu Gong. Dia kuliah di Hukum Unibraw semester 2. Dia kabarkan lewat SMS, dia baru sembuh dari DB. Ku kunjungi namun hanya sebentar.

Lalu di rumah, mandi, sarapan! Bergegas pamit kepada kedua orangtua Nyit. Lanjut ke Batu! Kali ini ke rumah Eyang Nyit. Sama seperti tahun baru kemarin, tetap tak berubah rumah tersebut! Hanya, meja yang ditengah kini telah ditanggalkan akibat ulah Alky (sepupu kecil Nyit) yang memecahkan kaca tengahnya. Dasar Alky!

Di sana Chris lagi-lagi tidur! Dapat makanan baru! Mbak Uni bikin singkong bulat goreng isi keju dan sosis yang enak kalau dicelup mayonaise. Hm…m… Alhamdulillah.

Lama hingga sore kita kembalikan Mama Nyit ke Candi Mendut, bergegas kita kembali ke Surabaya.

Mampir ke Bakpo Telo. Chris beli untuk keluarganya. Aku, Nyit, Kiky makan Ice cream ja (Secara perut masih terisi).

Beh! Liburan yang tak sesuai rencana!
Bagi Chris itu hanya tempat pindah tidur!

Sehari ini…

Weblogs No Comments »

Hari-hariku kini mulai terbiasa tuk tidur malam hanya 1-2 jam. Bahkan sudah begitu biasa. Contoh saja semalam. Ditengah padat jadwal untuk prepare Communication Day, ku harus finishing KKTM Kopertis. kompetisi karya tulis mahasiswa tingkat Kopertis wilayah 7. Pasalnya, aku sangat merasa berdosa apabila tak mengirimkannya. Pertama, dosa sama UPN yang telah mempercayakan pendelegasian kepadaku. Parahnya, berdosa pada negara, karena tak ada feedback dari hasil Pelatihan di hotel Grand Lotus Kediri bulan lalu.

Kembali pada porsi tidur yang relatif singkat. Efeknya pun terasa dasyat. Di sisa-sisa kapasitas memoriku yang sudah pasti terbagi ini kuharus tetap fokus pada kuliah. Meskipun tak maksimal. Bahkan dengan jujur ku bilang bahwa Ku sudah mulai sulit fokus pada kuliah di kelas. Aku mulai enjoy dengan praktikal sejak aktivitas melilitku.

Semalam yang hendak kuceritakan. Aku harus bergegas sistem kebut semalam untuk menggagas, menganalisis, dan menyusun sampai menyelesaikan karya ilmiah ke-tiga-ku sepajang bergabung di UKM Penalaran per Oktober 2007. Sub tema, PERANAN KOMUNIKASI MASSA DALAM PERUBAHAN SOSIAL BUDAYA pun ku pilih.
Sepanjang malam itu pula kubegadang. Start jam 9 malam hingga selesai pukul 8 pagi. Lalu bergegas ke kampus untuk ketemu dengan Tim Promosi CommDay-ku.
Meskipun harus mampir ke Zoe dan Pelangi tuk print dan jilid. Astaghfirullah! KKTM itu harus di copy sebanyak 4 lembar untuk kopertis. Pasti ditambah 1 untuk jurusan. Duit lagi! Tolong aku, Ya Allah!

Teas dan Nyit tambah parah. Teas sebagai pemula masih bingung dengan format penulisan. Wajar! Nyit? Yeah. sudah merancang, entah kenapa datanya hilang! Guess what? Dia bilang, " La, dataku ilang. Kebut lagi!"

KKTM kelar. Ku serahkan nyit tuk minta tndtagan kajur, dosen pembimbing dan warek3. Ku serahkan dia karena qt selalu bagi tugas. Nyit stays di kampus 2day. Ku "mengukur jalan" untuk CommDay.

Chris marah. Biasa emosi, ku biarkan saja! Seminggu ini ku sudah mangkir dari beberapa kuliah. PMPR! Soskom! Lobbying! KomBud!
Menyesal ada namun resiko!

Berangkatlah ku ke SMA-SMA Sidoarjo tuk promo. SMA Negeri 4 Sidoarjo dan SMAMDASDA tujuannya. Ku sebagai spoken person beraksi. Mempresentasikan event CommDay di depan guru2 SMA dan beberapa murid. Alhamdulillah goal! Sukses!

Ketakutan sebelumnya membayangi karena mayoritas tim lain gagal!

Selesai jam stgh3 ku langsung meluncur ke kampus tuk nengok radio. Tiba-tiba ku pengin masuk KomBud kelas sore. Ok lah!
Radio di jaga Budi dan GM, ku masuk KomBud. Lagi-lagi, dosennya sepertinya sedang ga mood. Datar!
Jadilah ku semakin ngantuk! Lelah! Capek! Need a rest! Mataku sudah sayu sekali!
Begitu tersadar! Oops proposal wira usaha mbank mandiri ditunggu jsampai jam6 sore. Alhamdulillah, setengah5 pulang. Ku ngebut pulang ke sidoarjo, tapi laper. Di jaunda sebrang, ku rehat makan mie ayam. lalu lanjut. Mencoba mengingat email WMM. Tak jua ingat! Sesampai rumah, masuk kamar, bongkar file WMM. Yes, ketemu!
Nyalain komputer jam6 kurang 8 menit. Alhamdulillah komputernya joss. Seper sekian detik, yahoo emailku siap mengirim proposal WMM yang sebelumnya sudah ku susun. Copy paste kelar! Kirim! Bismilah! Masih belum pukul6…
Terima kasih Allah…

Lama tak nulis blog, sekarang kulakukan. Dan kini ku ingin pulang. Take a rest! Besok tempur lagi untuk promo CommDay ke SMAN 2 dan 3 Sidoarjo.
Ku ingin balas dendam memanjakan raga dalam kisaran 5 hingga 6 jam. Mandi dulu tentunya!

Pinjam istilah Abang, FIUUUUUUUUHHHHHHH!!!!!!!!!

Ya Allah, terima kasih atas kesempatan ini…..
Alhamdulillah…

out MPK = in MPS

Weblogs No Comments »

Minggu siang, kudapati lagi satu fenomena yang teramat mendapat tempat tersendiri di hatiku. Bukan apa? Tapi semenjak duduk di bangku sekolah dulu, aku menaruh perhatian agak lebih sama yang namanya pelajaran sejarah. Kaitannya adalah seperti yang kita tahu bersama bahwa Mantan RI-1 yang berkuasa selama 32 tahun itu telah pergi menghadap Allah SWT yang Maha Segalanya.

Buat aku, itu tidak hanya sekedar berita duka. Benarnya, perhataianku pun tercurah cukup ektra di situ. Pasalnya, sekedar intermezo aja mungkin, hari itu kok ya pas sama situasi kondisi saatku ada. Maksudnya?

….

Di tengah persiapan ‘tuk menghadapi yang namanya UAS, eh malah kabar itu datang. Spontanlah yang namanya diriku ni, langsung stay in front of TV for long long long time banget. Padahal, aku adalah salah satu dari sedikit orang yang paling nggak ngeh kalau dah liat progran TV Indonesia (Bukan ga cinta produk dalam negeri lho!).

Lebih dalam, pak Harto adalah sosok yang fenomenal bagiku. Sampai kini pun, aku tak bisa berkata dengan kongkrit dan fixed guna menyatakan sikapku atas beliau beserta dang deng ding dung dong-nya. Mungkin juga karena kapasitasku yang masih lum samapai tuk ke arah yang sepantasnya berkomentar. Tapi, aku cukup punyahak untuk itu. Hanya saja, hakku belum kugunakan!

Dari judulnya emang aneh. Kubuat gitu. Biar penasaran semakin membumbung.

Artinya…

out MPK adalah out Memoriam Pak Karno (RI-1 pertama)

in MPS adalah in Memoriam Pak Soeharto, hwehehe…

Memaksa memang tapi lucu kan? Pe De banget!!!!

At least, ku tulis ga sekedar tulis lah, pasalnya, siang wafatnya RI-1 kedua itu, merupakan siang yang memang berbeda. Siang menjelang ujian MPK I (Metode Penelitian Komunikasi ke I). Belum belajar, mecoba SKS tuk kesekian kalinya, ternyata berita duka itu tiba. Jadilah sepanjang hari hingga kini masih aja setia ma Media Fenomenal tersebut. Bahkan jeleknya, belajar MPK pun ga konsen. Lebih banyak nonton Metro dan SCTV tuk Pak Harto. Tentunya sambil belajar. Untungnya, Alhamdulillah, aku orang yang ga terganggu ma suara-suara ketika belajar….

Oia, kenapa out MPK? Karena memori tentang Pak Karno dah pada ga keinget. Padahal alur akhir hayat beliau dengan Pak Harto menurutku ga beda jauh. Malah hampir sama. Anti Klimaks pun bisa diibaratkan bagi pinang dibelah dua.

Berkuasa puluhan tahun lamanya. Lengser karena desakan. Ironisnya, dari golongan muda. Menghabiskan hari pasca pengunduran diri dengan terkungkung dalam rumah yang begitu itu keadaanya. Tak ada daya. Sakit-sakitan. Dihujat. Disanjung. Berpolemik dengan bangsa. Keluarga entah bagaimana keutuhannya. Lalu, innalillahi….

Allah memang yang mempunyai hak atas kehidupan kita semua.

….

MPK sesungguhnya adalah mata kuliah yang mbulet menurut teman-temanku. Sedikit bagiku. Alhamdulillah. Generalnya, MPK itu MPS. Yaitu Metode Penelitian Sosial. Karena aku anak Komunikasi saja, makanya S-nya diganti K beserta kepanjangannya.

Yup, begitulah akhirnya. Pengen belajar, keburu dapat influence dari Media tentang Almarhum jadi ngaco via FS kayak gini.

Hari ini memang ujian MPK tapi sejujurnya lebih berakar pada MPS. Begitupun out MPK = in MPS, kenangan pak Karno dilupakan sesaat karena pemberitaan Media yang gencar (Agenda Setting) lalu selamat datang untuk beberapa hari ke depan berita-berita tentang "in Memoriam Pak Soeharto".

Any comments?

Never Think Before.

Uncategorized No Comments »

Kalau mengharap itu sebuah penantian, ya memang begitu adanya.
Entah ku mau menulis apa di sini. Namun, jari jemari tak bisa menuliskan apa yang bersuara dalam hati dan terbersit dalam pikiran.

Hari itu, Nothing To Lose! Hopeless! Bahkan tak pernah kusangka… Berpikiran sejenak pun ku enggan karena aku sudah cukup lelah dengan semua aktifitasku yang tak kunjung menemui waktu santai.

Sebuah nomor yang tak ku tau rana pemiliknya. Herannya, ku sangat mengenali (hafal bahkan), karakter atau caranya menuliskan pesan. Hanya ku pendam. Namun tetap, penasaran!

Alhamdulillah, memang benar apa yang ku sangka. Bukan sangka! Terlalu jauh dari kesan indah. Ku duga saja! Dia adalah Dia. Orang yang sudah kupercayakan hatinya kepada Allah. Sepenuh hati, aku percaya, Allah selalu menjaga hatinya untuk orang yang kelak akan dicintainya. Entah siapa? Tak pernah putus tatkala meluangkan waktu untuk itu.

Yup, reply yang sesuai judul blog ini “Never Think Before” tertera di layar handphone cdma 2505 punyaku.
Satu Kalimat!
Satu Perasaan!
Satu Harapan!
Satu Lelaki!
Satu Satu Satu Satu dan Satu!

Tak mau untuk kutulis kalimat itu di blog ini. Konvensional memang. Tapi psikologisku berkata, more than that!

Kini…
Boleh kah ku berkata, “Harapanku baru!”

Dan lagi…
Lagi ku batasi perasaan ini!
Hanya sampai batas ini…
Cukup untuk kurun waktu sekarang, entah esok, bagaimana masa yang akan datang? He plays the card!

Dedicated to him

Maybe I didn’t treat you
Quite as good as I should have
Maybe I didn’t love you
Quite as often as I could have
Little things I should have said & done
I just never took the time

But you were always on my mind
You were always on my mind

Maybe I didn’t hold you
All those lonely, lonely times
And I guess I never told you
I’m so happy that you’re mine
If I made you feel second best
I’m sorry I wasn’t blind

You were always on my mind
You were always on my mind

Tell me, tell me that your
Sweet love hasn’t died
Give me, give me one more chance
To keep you satisfied
Satisfied

Little things I should have said & done
I just never took the time

You were always on my mind

Apalah kini?
Tak berhak untuk menentukan!
Ada yang paling berhak atas ini dan kuserahkan itu…
Bukan aku! Bukan kamu! Tapi…

Setelah pembantaian, Kuharus bangga!!!!

Science No Comments »

Fiuh!

Karya Ilmiah ku yang telah dinyatakan Diknas masuk semifinal, ternyata harus kuhadapi dengan "besar hati".

Hwehehe… sombong banget kesannya! Tapi bangga lah…

Gimana ga? Baru pertama kali ikutan (meskipun dengan sdkt terpaksa oleh Nyit yang bilang, "Masak sekretaris UKM Penalaran ga punya karya ilmiah!") bermodalkan dukungan dari Abi, ya go on! Bikin karya ilmiahnya tu ekspress banget. Akhirnya, lahirlah karyaku dengan judul PEMBINAAN ANAK-ANAK JALANAN DENGAN KEAHLIAN BERKARYA DALAM RANGKA PERTAHANAN HIDUP DI TERMINAL PURABAYA SURABAYA.

Alah-alah… judulnya sok banget! Ngece gt lah… Balik ke semifinal. Terima Kabar dr Diknas, syok tenan… Coz awalnya aku cuma "nulis", prosedur ilmiah pun baru nyadar sesadar-sadarnya pas udah jilid dan mau ditandatangani pak Joko (PUREK III), payah! Tanpa banyak bekal alias seadanya dan dengan pd-ku yang segudang… Majulah aku ke depan dewan juri penguji… Berantakan! Ga bawa file apapun! Hanya berbekal poster yang "UPN" banget truz Power Point yang ternyata ga kepake coz jurinya ga mau pake power point. Maunya aku presentasi manual pake mulut ciptaan Allah SWT… Yeah!

Mulailah…

Pembantaian terjadi. Aku yang masih jauh dari skripsi meskipun tahun depan dah mau magang tapi kan belum punya persiapan tuk sidang begono-an, jadinya dah ngerasain gimana berdebar dan panasnya sidang skripsi dan magang entar. Ealah… PD dah terkumpul, lha kok… dicerca pertanyaan yang bener2 bikin aku klekep2… Alhasil, cuma bisa jawab seadanya tanpa banyak pembuktian fakta riil dari dokumen… Jurinya kayaknya makin senang melihatku seperti itu, eh, Ketiga juri malah kompak nagih jaminanku ma anak-anak jalanan tersebut… Dienkkkk!!! Sudahlah… kutak bisa menjawab…

Blankkkk!!!!!

How stupid of me…. Lila is not too enough to survive on that moment! Demi Allah… sempat ciut nyali, palagi abiz Nyit maju dan Kiky barengan ma ku di meja satunya…

Tapi…

Aku ga kapok, insya Allah dikasih kesempatan lagi ma Allah tuk "balas dendam". Bukan apa? Paling ga aku punya pembelaan tuk diri sendiri di depan para kaum awam (hwehehe….muaaaf!!!)

Pembelaan Lila…

1. Lho kan aku new comer jadi maklumlah… anggap aja proses belajar!

2. Ya namanya ja, coba2. Iseng2 berhadiah nan beruntung gitulah… Nothing to lose!!!

3. Yeah…aku dah setahap lebih maju daripada teman2 angkatanku yang belum pernah ngerasain gimana tu sidang skripsi?

4. uJI MENTAL LAGI….

5. Pengalaman hidup…

6. Pokoknya dapat sertifikat… (mbencekno!!!)

7. Sukses tertunda aja deh…

Hm…hm… gitu deh kira2…

Any comments? Wait for it!!!!

Semester Pendek Tahun Pertama Kuliah

Uncategorized 1 Comment »

Finally, I met SP!

Awalnya berpikiran bahwa berat untuk dijalani. Bayangin 6 bulan buat yang reguler, kini ditempuh kurun waktu tak sampai sebulan. Masya Allah…

Setelah menjalani SP selama seminggu ini, I was enjoying! Hari pertama, ngejalani full day kuliah (bukan full day school). Dari jam 07.30-17.10

Itu berlangsung 2 hari berturut-turut but I’ve got a day off on regular day… Wednesday is the day!

Dengan 12 sks yang aku ambil (full sks), I’ve awared the risk I’m taking…

…And now, there’s nothing hesitancy or consideration to do the first planning of me. What is that? Let me save for myself…

06 April 2007

Uncategorized 1 Comment »

That Day!!!!
Yup, hari itu adalah anti klimaks bagi perjalanan hidupku..
why?
Entahlah…
Aku merasa harus re-built lagi aja semua yang sudah aku jalani.
Arah, tujuan, pandangan terhadap hidup begitu jelas setelah itu…
Indah banget!
Terima kasih bagi dia yang telah berbagi pada hari itu.
Terima kasih, terima kasih, terima kasih, terima kasih…

Langkah akan ringan tapi tak seringan kala angin menghempaskan kapas…
Berat? Mungkin iya, tapi aku ga berpikiran bahwa itu akan menjadi berat…
Berjalan ke jalan-Nya… Indah dan ringan… Insya Allah…

Al-Anam 153 : Hidup bagai menyelusuri hutan. Ikuti jalan Allah bagai dituntun oleh pemandu yang ahli. Perjalanan menjadi indah dan menyenangkan walau hutan belantara.


Theme & Icons by N.Design Studio.
Entries RSS Comments RSS Log in