Sirkuit Hungaroring, Hungaria, tak pernah bisa untuk diprediksi hasil akhirnya. Dalam lomba akhir pekan (5/8) kemarin, seorang Heikki Kovalainen mampu menjadi pemenang. Hasil gemilang tersebut adalah yang pertama sepanjang karirnya di lintasan Jet darat sejak menjadi rookie bersama Renault-Benetton di Philip Island, Australia, tahun 2007.

Heikki beruntung dapat meraih gelar perdana di Hungaroring. Sepanjang balapan, kecepatan mobil McLaren bernomer 23 miliknya memang relatif cepat. Itu terbukti sejak pre-practice, pasangan duo McLaren, Lewis Hamilton dan Heikki Kovalainen bergantian memipin speed grid. Saat kualifikasi pun, Heikki mampu bertengger di second place di belakang rekan setimnya, Lewis Hamilton yang meraih pole position. Disusul oleh Felipe Massa, andalan ke dua Scuderia Ferrari di tempat ketiga.

Di atas kertas, duo McLaren akan melenggang mudah ke podium teratas. Jika itu terjadi, maka ini adalah posisi satu-dua pertama bagi pasangan McLaren ini di musim 2008. Heikki Kovalainen sendiri adalah driver baru McLaren tahun 2008 ini menggantikan mantan juara dunia 2006, Fernando Alonso yang memilih Renault sebagai tunggangannya di tahun ini.

Hungaroring adalah sirkuit yang cukup berliku, sempit dan sangat atraktif. Satu-satunya sirkuit yang dapat menyaingi “sempitnya” lebar track Hungaroring hanyalah Monaco. Bedanya adalah Hungaroring memang benar-benar sirkuit hasil desain secara terencana, sementara Monaco adalah jalan raya yang hanya dipakai balapan ketika event-event balapan seperti Formula 1, A-1 Grand Prix, MotoGP digelar. Selain suasana tentunya. Salip menyalip sangat jarang terjadi di sana. Oleh sebab itu, pole position sejatinya adalah pemenang ketika balapan berakhir.

Bukan begitulah yang terjadi. Ketika traffic light lomba dipadamkan, tanda start, Felipe Massa yang berada di posisi ketiga mampu menyalip Heikki dan kemudian sejajar dengan Hamilton. Di tikungan pertama pasca line start, Massa menekan Hamilton. Akhirnya, Massa melaju ringan ke depan Hamilton dengan meninggalkan 19 pembalap lain di belakangnya.

Lomba yang berlangsung 70 lap tersebut, tak banyak manuver hebat yang ditunjukkan para pembalap. Atraksi Massa menyalip Hamilton saja, yang memang di luar prediksi banyak pengamat membuat balapan itu menjadi masih layak untuk ditunggu kelanjutannya.

Hingga lap ke 40, Massa masih mulus di depan. Hamilton menguntit di belakangnya dengan selisih waktu hampir 4 detik. Cukup jauh untuk ukuran kecepatan mobil Formula 1. Tiba-tiba Hamilton melambat. Pembalap Inggris tersebut ternyata mengalami unlucky day. Ban kiri sisi depan McLarennya, menipis dan akhirnya pecah. Alhasil, Heikki menyalip sang team mate. Timo Glock dari Toyota di urutan ke tiga. Massa kian memimpin jauh. Hamilton kembali ke pit lane dengan sedikit memaksakan mobilnya. Sirnalah podium bagi Lewis Hamilton.

Massa terdepan. Heikki masih di posisi kedua dengan mobil abu-abunya. Tak jauh, Toyota terlihat meyakinkan di balik kemudi Glock. Posisi ke empat, juara dunia 2007, Kimi “The Iceman” Raikkonen tak mampu terbendung kecepatannya. Kimi harus sekencang mungkin menggapai Glock, jika memang ingin terlihat di podium. Sejak Grand Prix di Inggris, nama Kimi seolah tenggelam oleh hebatnya Massa, rekan setimnya dari Brazil. Pembalap Finlandia itu tidak dapat menemukan setelan yang pas untuk F2008 miliknya. Kendati para mekanik Ferrari telah memberikan special service untuknya.

Tiga lap menjelang balapan di Hungaroring usai. Massa melewati line start. Mobil merahnya melambat, sejenak kemudian dari mesin mobil di bawah wing back keluar kepulan asap tebal menghitam. Mesin mengalami trouble. Goodbye to champion!

Heikki Kovalainen yang berada di belakang Massa tak menyia-nyiakan disaster tersebut. Melaju tenang sembari menjaga jarak aman dengan Glock yang berada di posisi ke dua. Yup! Finlandia dari McLaren kini memimpin. Kimi Raikkonen diposisi ke tiga. Keuntungan ganda untuk ke dua jagoan Finlandia; Heikki Kovalainen at First, Kimi Raikkonen di posisi podium terakhir.

Genap 70 lap berjalan, bendera finish berkibar kencang di sisi kanan starting grid. Heikki Kovalainen melintasi garis start di depan pembalap tersisa. Diikuti Glock (Rookie dari Jerman) dan teman sebangsa Heikki yang membela panji Kuda Jingkrak Ferrari, Kimi Raikkonen di third place podium.

Heikki Kovalainen mendapat berkah dari bencana yang menimpa Massa dan Hamilton. Kimi Raikkonen pun mendulang kebahagiaan dengan penambahan 6 poin di pundi-pundi klasemen pembalap berkat posisi ke tiga.

Mereka selayaknya berterima kasih pada Tuhan untuk ini. Di Hungaria lah, bendera Finlandia berkibar dua. Belum pernah terjadi selama balapan Formula 1 digelar tahun ini. Masing-masing untuk Heikki dan Kimi. Ketidak beruntungan Massa, rekan setim Kimi di Ferrari menjadi berkah bagi Kimi sendiri. Begitu pun, Heikki mengukuhkan diri menjadi yang terdepan di Hungaria berawal dari pecahnya sebuah ban mobil Lewis Hamilton yang tiada lain partner Heikki di McLaren. How Lucky You Are, Guys!

Heikki_dkk