Pelesir
Travel July 26th, 2008Selepas dari kegiatan kampus yang naujubile padat serta menguras tenaga+pikiran, ku putuskan untuk melenggang bersama hatiku yang membutuhkan ketentraman. Guess what? Jawabannya adalah need times for “vokesyong” (right: vocation).
Kendati, ku tidak jadi ikut rombongan kampus ke Jakarta dalam rangka turut partisipasi menjadi audiens program TVOne “Negeri Impian”, insya Allah ku punya beberapa kunjungan demi kenyaman untuk jiwa ragaku yang lama tak rileks ini. Alhamdulillah. Gayung bersambut. Insya Allah akhir Agustus ikut teman2 UKM Paduan Suara “Gita Widya Giri” ke kota kembang, Bandung. Tentunya bersama keluargaku yang teramat sangat kucintai sekali, kami berencana Lebaran ini di kampung halaman Ibu di Ujung Hulu Sungai Musi Palembang, tepatnya di Tanjung Enim. Namun, beberapa anggota keluarga, termasuk aku keberatan karena waktu yang teramat mepet dengan jadwal back to campus. Plan B dari Kak Elis adalah going to Bali Island. Sudahlah, saya ikut saja. Toh, at least, hanya memikirkan diri sendiri (Maklum, yang ku kan single, ga kayak Kakak2ku dan Abangku yang sudah double, triple bahkan quatrick mungkin?).
Eng ing eng…
Sahabat2ku termuach di hati. Adinda Tiara Rahmania atau Dinda, cuma enak dipanggil Dien! Gwen alias Anggun Pudjiwidyastuti atau renyahnya kalau dipanggil Tutut. Last but not final, she is Whied. Widya Ariyanti, temanku yang paling chubby dewe dan ternyata banci foto kelar SMP, huahhh…!!! Mereka rindu tuk kumpul bareng. Whied putuskan let’s go to Ngajogjakarta Hadiningrat. Nah lho! Dien meyakinkanku tuk go on. Ku ragu. Ku bicarakan kembali. Cancel. Riskan sekali. Kendati kuliah di Surabaya, ku bilang pada mereka bahwa bukan berarti kita bonek kayak bonek.
Ku tawarkan bandung. Momentum kepergianku bersama PS GWG bisa mereka tebengi. Tidak harus bersama PS GWG. Meskipun ku bersama mereka namun ku tekankan bahwa kemandirian dalam perjalanan harus terpatri karena ku juga belum ngomong ma Iqbal tentang rencana ini. Ketiga dara tersebut meng-iya-kan.
Anehnya, kemarin malam, Whied telpon starone-ku. Dia ajak lagi pelesir ke Malang. Ke Jatim Park dengan alasan kita ga pernah ke Jatim Park bareng. Huah! Ada-ada saja. Mana jadwalku lumayan full gara-gara SP (Semester Pendek). Tak apalah demi mereka. Ku iya-kan. Bermalam di rumah nenek Dien yang notabene emang orang Malang. Ku tak seberapa paham seluk beluk daerah Malang. Meskipun sering ke kota dingin tersebut.
Tiba-tiba, Larut malam, ku confirm ke Dien. Dien mengambang lantaran pembantu yang pulang sehingga ga bisa tinggalin rumah. Astaghfirullah. Keukeh terus pokoknya kita harus tamasya, pinta ke-3 gadis tersebut. Sekali lagi, siapa takut!
Malam ini, Nyit bermalam di rumah tantenya di Puri Surya Jaya. Ku main ke sana. Eh, info dilayangkan kepadaku bahwa dalam waktu dekat akan ada tamasya bersama teman2 akrab kampus ke WBL. Subhanallah… Senang aku! Hanya bagaimana dengan kondisiku pasca takluk oleh penyakit yang bernama vertigo? Semoga aku kuat dan sehat. However, I have survive…
So, where do we go? Let’s go!!! Bismilah…