Dua hari, Satu malam, Sekali waktu!
Uncategorized April 14th, 2008Aku! Weekend kemarin rencananya emg ke Probolinggo sekalian mampir bromo, eh lha kok berbelok ke Malang jadinya. Pangkal dari ini adalah teman KKN Kiky ga jadi ngikut ke Probolinggo alias rombongan macet. Ya elah….
Sudahlah, ku naiki mobil Kiky yang di-joki oleh Nyit. Bersama Bhaskaro (adik Nyit) dan Chris (Calon GM Ak. Radio, hwehehe). Dalam perjalaanan, seolah Nyit membalasku. Kalau biasanya aku yang jok-i dia, ku bikin dia was-was dan kini itu yang dia perbuat terhadapku. It’s okay! Paling ga’ tidak seorang diri aku dibuatnya berdesir!
Sampai di Malang, langsung perut bernyanyi. Mama Nyit masak sesuatu untuk kita. Ku lahaplah. Meskipun dengan sedikit rasa sungkan dan semi lapar. Satu hal yang aku tidak merasakan kenyaman 100% kala menginap di rumah itu (setiap kali). Duh, berasa kayak novel "Perawan di sarang Penyamun". Bedanya, penyamun tersebut bukan manusia tapi kucing. Secara Nyit punya banyak kucing. She’s Cat Lovers. Hih!!!
Aku paling ilfil ma makhluk Allah satu ini. Lantaran Nabi Muhammad sayang terhadap "felix", setidaknya 4 orang yang mengingatkanku. Mulai dari Mbak Puput, Rila, Rizcha mpi Kiky!
Malamnya, kita cabut ke festival lampion. Berangkat jam setengah7an plus Mama Nyit. Eh, selama perjalanan, sadar kalo macet, penuh, mbulet, kita pun susah untuk parkir. Giliran dah dapat, malah dilaihkan. Sudah cari susah, belum sempat parkir, hujan mengguyur. Akhirnya batal juga liat lampion… Fiuh!
Nyit putuskan perjalanan lanjut ke rumah Tantenya. Sampai! Di sana akhirnya kita berhasil nonton. Tapi nonton TVRI. What? Ya gitu tu kerjaan orang UPN, ngecampur sari di TVRI. Ketika lihat yang namanya layar kaca tersebut, kita menunggu perform Abi.
Abi pun muncul dengan beskap putih, bedak tebal, bibir merah. "Words"-nya Boyzone mengalir lancar dari mulut Abi. Applauses!!!!!
Jam9 kita beranjak kembali ke Candi Mendut (Rumah Nyit). Pengennya sewa Film atau nonton film. Tapi lagi-lagi tak da film di bioskop yang pengen kita tonton. Parahnya, si Chris ngantuk!
Dia beranggapan ke Malang cuma Makan doank! Kekenyangan dia! Pulaslah dibuatnya oleh makanan!
Keesokan pagi, hanya aku dan Nyit yang jalan-jalan di kawasan simpang Ijen. Komenku cuma satu : Subhanallah!
Banyak banget makanan. Aneka warna dan kemasan. Banyak banget barang aneh2. Citarasa selera Malang bahkan Nusantara. Hampir setiap inci kedai di sebut Nyit "enak" kepadaku. Promosi anak daerah aku kira!
Aku beli pempek! Rujak Gobet dan Lumpia+Resoles. Nyit lebih banyak! Untuk Kiky, Chrus dan Bhaskoro!
Puas! Kita meluncur ke kosan Pephiey (adik kelasku SMP, SMA) di daerah Watu Gong. Dia kuliah di Hukum Unibraw semester 2. Dia kabarkan lewat SMS, dia baru sembuh dari DB. Ku kunjungi namun hanya sebentar.
Lalu di rumah, mandi, sarapan! Bergegas pamit kepada kedua orangtua Nyit. Lanjut ke Batu! Kali ini ke rumah Eyang Nyit. Sama seperti tahun baru kemarin, tetap tak berubah rumah tersebut! Hanya, meja yang ditengah kini telah ditanggalkan akibat ulah Alky (sepupu kecil Nyit) yang memecahkan kaca tengahnya. Dasar Alky!
Di sana Chris lagi-lagi tidur! Dapat makanan baru! Mbak Uni bikin singkong bulat goreng isi keju dan sosis yang enak kalau dicelup mayonaise. Hm…m… Alhamdulillah.
Lama hingga sore kita kembalikan Mama Nyit ke Candi Mendut, bergegas kita kembali ke Surabaya.
Mampir ke Bakpo Telo. Chris beli untuk keluarganya. Aku, Nyit, Kiky makan Ice cream ja (Secara perut masih terisi).
Beh! Liburan yang tak sesuai rencana!
Bagi Chris itu hanya tempat pindah tidur!