out MPK = in MPS
Weblogs January 28th, 2008Minggu siang, kudapati lagi satu fenomena yang teramat mendapat tempat tersendiri di hatiku. Bukan apa? Tapi semenjak duduk di bangku sekolah dulu, aku menaruh perhatian agak lebih sama yang namanya pelajaran sejarah. Kaitannya adalah seperti yang kita tahu bersama bahwa Mantan RI-1 yang berkuasa selama 32 tahun itu telah pergi menghadap Allah SWT yang Maha Segalanya.
Buat aku, itu tidak hanya sekedar berita duka. Benarnya, perhataianku pun tercurah cukup ektra di situ. Pasalnya, sekedar intermezo aja mungkin, hari itu kok ya pas sama situasi kondisi saatku ada. Maksudnya?
….
Di tengah persiapan ‘tuk menghadapi yang namanya UAS, eh malah kabar itu datang. Spontanlah yang namanya diriku ni, langsung stay in front of TV for long long long time banget. Padahal, aku adalah salah satu dari sedikit orang yang paling nggak ngeh kalau dah liat progran TV Indonesia (Bukan ga cinta produk dalam negeri lho!).
Lebih dalam, pak Harto adalah sosok yang fenomenal bagiku. Sampai kini pun, aku tak bisa berkata dengan kongkrit dan fixed guna menyatakan sikapku atas beliau beserta dang deng ding dung dong-nya. Mungkin juga karena kapasitasku yang masih lum samapai tuk ke arah yang sepantasnya berkomentar. Tapi, aku cukup punyahak untuk itu. Hanya saja, hakku belum kugunakan!
…
Dari judulnya emang aneh. Kubuat gitu. Biar penasaran semakin membumbung.
Artinya…
out MPK adalah out Memoriam Pak Karno (RI-1 pertama)
in MPS adalah in Memoriam Pak Soeharto, hwehehe…
Memaksa memang tapi lucu kan? Pe De banget!!!!
At least, ku tulis ga sekedar tulis lah, pasalnya, siang wafatnya RI-1 kedua itu, merupakan siang yang memang berbeda. Siang menjelang ujian MPK I (Metode Penelitian Komunikasi ke I). Belum belajar, mecoba SKS tuk kesekian kalinya, ternyata berita duka itu tiba. Jadilah sepanjang hari hingga kini masih aja setia ma Media Fenomenal tersebut. Bahkan jeleknya, belajar MPK pun ga konsen. Lebih banyak nonton Metro dan SCTV tuk Pak Harto. Tentunya sambil belajar. Untungnya, Alhamdulillah, aku orang yang ga terganggu ma suara-suara ketika belajar….
…
Oia, kenapa out MPK? Karena memori tentang Pak Karno dah pada ga keinget. Padahal alur akhir hayat beliau dengan Pak Harto menurutku ga beda jauh. Malah hampir sama. Anti Klimaks pun bisa diibaratkan bagi pinang dibelah dua.
Berkuasa puluhan tahun lamanya. Lengser karena desakan. Ironisnya, dari golongan muda. Menghabiskan hari pasca pengunduran diri dengan terkungkung dalam rumah yang begitu itu keadaanya. Tak ada daya. Sakit-sakitan. Dihujat. Disanjung. Berpolemik dengan bangsa. Keluarga entah bagaimana keutuhannya. Lalu, innalillahi….
Allah memang yang mempunyai hak atas kehidupan kita semua.
….
MPK sesungguhnya adalah mata kuliah yang mbulet menurut teman-temanku. Sedikit bagiku. Alhamdulillah. Generalnya, MPK itu MPS. Yaitu Metode Penelitian Sosial. Karena aku anak Komunikasi saja, makanya S-nya diganti K beserta kepanjangannya.
…
Yup, begitulah akhirnya. Pengen belajar, keburu dapat influence dari Media tentang Almarhum jadi ngaco via FS kayak gini.
Hari ini memang ujian MPK tapi sejujurnya lebih berakar pada MPS. Begitupun out MPK = in MPS, kenangan pak Karno dilupakan sesaat karena pemberitaan Media yang gencar (Agenda Setting) lalu selamat datang untuk beberapa hari ke depan berita-berita tentang "in Memoriam Pak Soeharto".
Any comments?