Never Think Before.
Uncategorized No Comments »Kalau mengharap itu sebuah penantian, ya memang begitu adanya.
Entah ku mau menulis apa di sini. Namun, jari jemari tak bisa menuliskan apa yang bersuara dalam hati dan terbersit dalam pikiran.
…
Hari itu, Nothing To Lose! Hopeless! Bahkan tak pernah kusangka… Berpikiran sejenak pun ku enggan karena aku sudah cukup lelah dengan semua aktifitasku yang tak kunjung menemui waktu santai.
Sebuah nomor yang tak ku tau rana pemiliknya. Herannya, ku sangat mengenali (hafal bahkan), karakter atau caranya menuliskan pesan. Hanya ku pendam. Namun tetap, penasaran!
…
Alhamdulillah, memang benar apa yang ku sangka. Bukan sangka! Terlalu jauh dari kesan indah. Ku duga saja! Dia adalah Dia. Orang yang sudah kupercayakan hatinya kepada Allah. Sepenuh hati, aku percaya, Allah selalu menjaga hatinya untuk orang yang kelak akan dicintainya. Entah siapa? Tak pernah putus tatkala meluangkan waktu untuk itu.
…
Yup, reply yang sesuai judul blog ini “Never Think Before” tertera di layar handphone cdma 2505 punyaku.
Satu Kalimat!
Satu Perasaan!
Satu Harapan!
Satu Lelaki!
Satu Satu Satu Satu dan Satu!
Tak mau untuk kutulis kalimat itu di blog ini. Konvensional memang. Tapi psikologisku berkata, more than that!
…
Kini…
Boleh kah ku berkata, “Harapanku baru!”
…
Dan lagi…
Lagi ku batasi perasaan ini!
Hanya sampai batas ini…
Cukup untuk kurun waktu sekarang, entah esok, bagaimana masa yang akan datang? He plays the card!
…
Dedicated to him
…
Maybe I didn’t treat you
Quite as good as I should have
Maybe I didn’t love you
Quite as often as I could have
Little things I should have said & done
I just never took the time
But you were always on my mind
You were always on my mind
Maybe I didn’t hold you
All those lonely, lonely times
And I guess I never told you
I’m so happy that you’re mine
If I made you feel second best
I’m sorry I wasn’t blind
You were always on my mind
You were always on my mind
Tell me, tell me that your
Sweet love hasn’t died
Give me, give me one more chance
To keep you satisfied
Satisfied
Little things I should have said & done
I just never took the time
You were always on my mind
…
Apalah kini?
Tak berhak untuk menentukan!
Ada yang paling berhak atas ini dan kuserahkan itu…
Bukan aku! Bukan kamu! Tapi…